Showing posts sorted by relevance for query metode impress. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query metode impress. Sort by date Show all posts
Contoh Soal Metode Impress - Kas Kecil Metode Impress

Contoh Soal Metode Impress - Kas Kecil Metode Impress

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya tentang kas kecil, kali ini akan dilanjutkan dengan contoh soal kas kecil metode impress

Sekilas tentang Kas Kecil Metode Impress | Sistem Dana Tetap

Imprest Fun System atau sistem dana tetap, nama lain dari metode impress adalah metode pembukuan kas kecil dimana jumlah rekening kas kecilnya tidak berubah alias tetap.

Apabila terjadi pengeluaran kas kecil, pemegang kas kecil tidak erta merta melakukan pencatatan atas transaksinya, tetapi sebatas mengumpulkan bukti bukti transaksi pengeluaran yang terjadi

Sekali lagi, TIDAK melakukan pencatatan saat transaksi !!

Jika dana petty cash mau habis, barulah pemegang kas kecil pencatatan transaksi dengan berdasarkan pada bukti transaksi yang telah dikumpulkan.

Kemudian mengajukan pembentukan kembali dana kas kecil kepada bendahara yang nominalnya sesuai dengan pembukuan dan bukti transaksi, sehingga jumlah dana kas kecilnya tetap sama seperti semula

Langkah langkah operasional kas kecil metode impress :
  1. Pembentukan dana kas kecil, pemegang kas kecil diberi sejumlah uang untuk pembayaran transaksi yang dinilai tidak material yang diprediksi dapat memenuhi kebutuhan dalam rentang waktu terte tu.
  2. Penggunaan kas kecil untuk pembayaran transaksi pengeluaran pengeluaran.
  3. Saat dana kas kecil telah habis, maka kas kecil diisi kembali dengan jumlah nominal yang sama dengan jumlah pengeluaran atas transaksi yang terjadi.

Contoh Soal Kas Kecil Metode Imprest | Sistem Dana Tetap

PT Astrea bersama menetapkan kas kecil untuk pembayaran pengeluaran dalam nominal yang kecil.

Kas kecil tersebut dimulai pada tanggal 1 januari 2015 dengan menerima uang sebesar Rp 2.500.000 dari akun kas

Berikutnya, kas kecil akan diisi kembali disetiap tanggal 15 dan tanggal 30

Transaksi transaksi pengeluaran yang terjadi dan menggunakan kas kecil selama bulan januari 2015 adalah sebagai berikut :

03 Januari     Dibeli materai Rp 300.000
08 Januari     Pembayaran beban listrik Rp 320.000 dan air Rp 280.000
11 Januari     Dibayar biaya iklan di koran jawa pos Rp 250.000
14 Januari     Kas kecil dianggap terlalu besar Rp 500.000 sehingga disetor kembali ke akun Kas
15 Januari     Dana kas kecil diisi kembali
19 Januari     Dibayar biaya angkut pembelian Rp 240.000
21 Januari     Dibayar biaya telepon Rp 360.000
29 Januari     Dibayar untuk biaya pengobatan staf yang sakit Rp 200.000
30 Januari     Dana kas kecil diisi kembali

Catatlah jurnal umum dengan menggunakan metode impress

Tanggal Keterangan Debit Kredit
[ Pembentukan dana Kas Kecil ]
1/1/2015 Kas Kecil Rp2.500.000
Kas
Rp2.500.000
[pengeluaran kas kecil tidak dicatat saat terjadi transaksi]
3/1/2015 ------
------ ------
8/1/2015 ------
------ ------
11/1/2015 ------
------ ------
[Penurunan saldo kas kecil dan dikembalikan ke akun kas]
14/12/2014 Kas Rp500.000
Kas Kecil
Rp500.000
[ Pengisian kembali dana kas kecil ]
15/12/2014 Perlengkapan Kantor Rp300.000
Biaya Listrik Rp320.000
Biaya Air Rp280.000
Biaya Iklan Rp250.000
Kas
Rp1.150.000
[pengeluaran kas kecil tidak dicatat saat terjadi transaksi]
19/01/2015 ------
------ ------
21/01/2015 ------
------ ------
29/01/2015 ------
------ ------
[ pengisian dana kas kecil ]
30/01/2015 B. Angkut Rp240.000
Biaya Telepon Rp360.000
B rupa rupa Rp200.000
Kas
Rp800.000

Pengertian Petty-Cash (Kas Kecil) dalam Akuntansi

Pengertian Petty-Cash (Kas Kecil) dalam Akuntansi

Pengertian kas kecilsuatu hari kawan saya yang sedang kerja di sebuah perusahaan lumayan besar. Dia disuruh membeli minuman, camilan, dan beberapa alat tulis oleh bosnya karena secara mendadak ada relasi bisnis yang lumayan penting buat bosnya datang ke kantornya.

Berangkatlah teman saya itu, tapi sebelumnya dia minta uang ke staff bendahara dulu....

Selesai masalah...

Namun teman saya itu bertanya, kok gampang banget ambil uang di kantornya? Untuk keperluan beli camilan? Apa memang di alokasikan atau campur-campur uang bosnya?

Nah untuk itulah kita akan berbicara kas kecil atau yang juga disebut petty cash.

Pengertian Kas Kecil atau Definisi Petty Cash


petty cash
kas kecil atau petty cash
Pengertian kas kecil atau petty cash adalah uang yang dicadangkan oleh entitas bisnis/perusahaan untuk pembayaran pengeluaran-pengeluaran yang bersifat rutin namun jumlah nominalnya relatif kecil. Tidak material.

Petty cash mempunyai beberapa karakteristik yaitu :
  • Jumlah nominalnya dibatasi, tidak lebih ataupun tidak kurang dari jumlah nominal tertentu yang sudah ditetapkan oleh manajemen perusahaan. Tentunya masing masing perusahaan menetapkan jumlah nominal yang berbeda beda sesuai dengan kebijakan dan skala operasional perusahaan.
  • Digunakan untuk mendanai transaksi yang nominalnya kecil dan rutin terjadi setiap hari, ribet juga kan kalau misalnya ada keperluan seperti keperluan ATK yang jumlahnya tidak seberapa dan tiap saat selalu keluar biayanya jika harus mengambil uang harus berprosedur prosedur dulu?

Tujuan Kas Kecil

Ada beberapa tujuan dibentuknya kas kecil, berikut diantaranya :
  • Menangani masalah perlengkapan/perbekalan kantor yang dialami oleh suatu bagian di kantor
  • Menghindari cara pembayaran yang tidak ekonomis juga tidak praktis atas pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan mendadak.
  • Meringankan beban staff karyawan dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada pelanggan juga termasuk kepada relasi bisnis pimpinan.
  • Mempercepat aktivitas atasan yang menggunakan dana secara mendadak dan juga tidak terencana sebelumnya.

Pembayaran Kas Kecil

Pembayaran melalui kas kecil dilakukan untuk suatu hal seperti berikut:
  • Pengeluaran kas kecil biasanya telah ditentukan batas maksimalnya setiap terjadi pengeluaran
  • Pengeluaran tidak diperbolehkan untuk pemberian pinjaman (utang) kepada staf
  • Bukti pengeluaran kas kecil harus ditanda-tangani oleh bagian pemegang petty cash
  • Apabila ada bukti pembayaran, seperti kuitansi, faktur atau bukti pendukung yang lain harus dilampirkan juga pada bukti pengeluaran kas.

Pengisian Kas Kecil

Jadi apabila jumlah nominal uang yang terdapat dalam akun kas kecil telah menipis, maka dana kas kecil harus diisi lagi dengan cara sebagai berikut:
  • Pemegang petty cash mengajukan permintaan kepada bendahara kas
  • Pemegang petty cash menyiapkan daftar pengeluaran yang telah dilampiri bukti transaksi atas pengeluaran kas kecil.
  • Jika telah sesuai dengan ketentuan, bendahara kas memberikan tanda persetujuan kepada formulir permintaan tersebut dan memberi dana sebesar jumlah nominal kas kecil yang sudah dikeluarkan.

Metode Pencatatan Petty Cash / Kas Kecil

Didalam akuntansi, ada dua metode yang umumnya digunakan dalam pencatatan kas kecil

1. Sistem Dana Tetap | Imprest Fund System 

Metode sistem dana tetap ini merupakan metode pembukuan kas kecil dimana rekening kas kecil jumlahnya SELALU TETAP.

Setiap pengeluaran kas yang terjadi, pemegang petty cash tidak serta merta langsung mencatatnya, tetapi hanya sekedar mengumpulkan bukti transaksi pengeluarannya.

Dan pada waktu yang telah ditetapkan sebelumnya, apabila dana petty cash hampir habis, baru dilakukan pencatatan pembukuan berdasarkan pada bukti transaksi pengeluaran yang telah dikumpulkan.

Kemudian pemegang kas kecil melakukan pengajuan pembentukan kembali dana kas kecil kepada bendahara kas sebesar nominal yang telah dikeluarkan menurut pembukuan dan bukti transaksi pengeluaran.

Sehingga jumlah nominal dana kas kecil tetap seperti jumlah kas kecil semula.

# Langkah Langkah Operasional Metode Impress

  1. Pembentukan dana kas kecil dimana pemegang kas kecil diberi sejumlah uang tunai yang nantinya untuk pembayaran atas pengeluaran yang diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan dalam dalam waktu tertentu.
  2. Dana kas kecil digunakan untuk pembayaran transaksi pengeluaran .
  3. Setelah dana kas kecil habis/hampir habis, kasir membentuk kembali dana kas kecil, mengisinya sebesar jumlah nominal pengeluaran yang terjadi.
Untuk contoh soal kas kecil metode impres, silahkan anda bisa baca sekarang juga di contoh soal kas kecil metode impress

2. Sistem Dana Berubah | Fluctuation Fund System

Sistem dana berubah sering disebut juga sistem fluktuasi atau pun dana mengambang.

Sistem ini menghendaki bahwa jumlah nominal kas kecil tidak ditetapkan akan tetapi sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, ketika pertama kali membuat kebijakan, perusahaan menetapkan jumlah nominal kas kecil sebesar Rp 5 Juta kemudian digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemudian kas kecil diisi kembali.

Ketika waktu pengisian, jika perusahaan menggunakan sistem dana tetap, maka jumlah kas kecil harus sama jumlahnya dengan saldo awal kas kecil.

Namun pada metode sistem dana berubah, jumlah pengisian kembali kas kecil tidak harus sama dengan jumlah nominal saldo awalnya, jadi bisa kurang atau lebih.

Untuk contoh soal kas kecil metode fluktuasi, silahkan baca di contoh soal kas kecil metode fluktuasi

Baiklah, apakah sudah ada pandangan mengenai kas kecil? Semoga artikel ini membantu anda.

Contoh Soal Sistem Fluktuasi - Kas Kecil Metode Fluktuasi

Contoh Soal Sistem Fluktuasi - Kas Kecil Metode Fluktuasi

Kita tahu bahwa pengertian kas kecil adalah uang kas yang jumlahnya tidak begitu material namun sangat penting keberadaannya.

Dalam pencatatannya terdapat dua metode, Metode impress dan metode fluktuatsi.

Kali ini yang akan saya bahas adalah tentang kas kecil sistem flutuasi

Kas kecil metode sistem fluktuasi, atau yang juga banyak disebut sebagai:

Fluctuation Fund System (Sistem dana Berubah)

Pada  sistem dana berubah ini menyatakan bahwa jumlah nominal kas kecil tidak ditetapkan namun jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan.

Misalnya ketika manajemen membuat keputusan pertama kali perusahaan menetapkan nominal kas kecil sebesar Rp 5 Juta.

Lalu kas kecil tersebut dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan lalu kemudian kas kecil diisi kembali.

Saat pengisian kembali, jika menggunakan sistem dana tetap, maka jumlah nominal kas kecil harus sama dengan jumlah kas kecil awal (saldo awal)

Sedangkan pada kas kecil sistem fluktuasi, jumlah nominal pengisian kas kecilnya tidak harus sama dengan saldo awalnya, tapi bisa kurang atau lebih.

Contoh Soal pencatatan kas kecil sistem flutuasi

PT. Astria Bersama menyelenggarakan kas kecil untuk pengeluaran-pengeluaran dalam jumlah kecil.

Kas tersebut mulai dibuka pada tanggal 2 Desember 2014 dengan menerima uang sebanyak Rp 4.000.000 dari Kas.

Untuk selanjutnya kas kecil diisi setiap tanggal 15 dan 30.

Transaksi yang berhubungan dengan kas kecil selama bulan desember 2014 adalah sebagai berikut:

03 desember    Dibeli materai Rp 300.000
08 desember    Dibayar rekening listrik Rp 320.000 dan air Rp 230.000
11 desember    Dibayar biaya iklan pada harian kompas Rp 250.000
14 desember    Dana kas kecil dianggap terlalu besar Rp 500.000 disetor kembali ke kas
15 desember    Dana kas kecil diisi kembali.
19 desember    Dibayar biaya angkut pembelian Rp 240.000
21 desember    Dibayar biaya telepon Rp 350.000
27 desember    Dibeli perlengkapan kantor Rp 650.000
29 desember    Dibayar untuk pengobatan karyawan yang sakit Rp 200.000
29 desember    Dibayar biaya angkut barang Rp 130.000
30 desember    Dana kas kecil diisi kembali.

Diminta: Buatlah jurnal umum, jika menggunakan Metode Fluktuasi (Fluctuation Fund System)

Maka jurnal kas kecilnya adalah seperti ini:

Tanggal Keterangan Debit Kredit
Pembentukan dana Kas Kecil ]
02/12/2014 Kas Kecil Rp4.000.000
Kas Rp4.000.000
[ pengeluaran dana kas kecil langsung di catat ]
03/12/2014 Perlengkapan Kantor Rp300.000
Kas Kecil Rp300.000
08/12/2014 Biaya Listrik Rp320.000
BiayaAir Rp230.000
Kas Kecil Rp550.000
11/12/2014 Biaya Iklan Rp250.000
Kas Kecil Rp250.000
[ Penurunan saldo kas kecil ]
14/12/2014 Kas Rp500.000
Kas Kecil Rp500.000
[ Pengisian kembali dana kas kecil ]
15/12/2014 Kas Kecil Rp1.100.000
Kas Rp1.100.000
pencatatan pengeluaran kas kecil ]
19/12/2014 Biaya angkut Rp240.000
Kas Kecil Rp240.000
21/12/2014 Biaya Telepon Rp350.000
Kas Kecil Rp350.000
27/12/2014 Perlengkapan Kantor Rp650.000
Kas Kecil Rp650.000
29/12/2014 Biaya Rupa rupa Rp200.000
Kas Kecil Rp200.000
29/12/2014 Biaya angkut Rp 130.00
Kas Kecil Rp130.000
[ pengisian kembali dana kas kecil ]
30/12/2014 Kas Kecil Rp1.570.000
Kas Rp1.570.000


Copyright © mnjmn. My Simple Template: Simple Template Design